Prodi Sastra Minangkabau Prodi Sastra Minangkabau
  • Beranda
  • Tentang
    • Profil
      • Sejarah
      • Struktur Organisasi
      • Visi dan Misi
      • Akreditasi
    • Staf
      • Pimpinan
      • Dosen
      • Tenaga Kependidikan
  • Layanan
    • Akademik
      • Kurikulum
      • Mata Kuliah
      • Kalender Akademik
    • Kemahasiswaan
      • Biaya Kuliah
      • Beasiswa
      • Penerimaan Mahasiswa Baru
      • Prestasi Mahasiswa
      • Organisasi Kemahasiswaan
  • Alumni
    • Kiprah Alumni
    • Direktori Alumni
    • Tracer Study
    • Registrasi Alumni
  • Informasi
    • Berita
    • Agenda
Prodi Sastra Minangkabau Prodi Sastra Minangkabau
  • Beranda
  • Tentang

    Profil

    • Sejarah
    • Struktur Organisasi
    • Visi dan Misi
    • Akreditasi

    Staf

    • Pimpinan
    • Dosen
    • Tenaga Kependidikan

    Program Studi

  • Layanan

    Akademik

    • Kurikulum
    • Kalender Akademik
    • Mata Kuliah

    Kemahasiswaan

    • Biaya Kuliah
    • Beasiswa
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Prestasi Mahasiswa
    • Organisasi Kemahasiswaan
  • Alumni
    • Kiprah Alumni
    • Direktori Alumni
    • Tracer Study
    • Registrasi Alumni
  • Informasi
    • Berita
    • Agenda

Ciptakan Budaya Inklusif, Dosen Sastra Minangkabau FIB Unand Luncurkan Kamus Digital IntelekTuli

Details
Admin By Admin
Admin
Category: Blogs
Dec 06, 2023

Padang (Unand) - Dalam rangka mendukung hak-hak penyandang disabilitas dan menciptakan budaya inklusif forum ilmiah IntelekTuli Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Universitas Andalas meluncurkan Laman kamus bahasa isyarat digital IntelekTuli pada Rabu (6/12).

Berlangsung di Hotel Truntum Padang, Rona Almos selaku ketua forum IntelekTuli menyampaikan peluncuran kamus digital ini merupakan wujud dari kesadaran terbatasnya jumlah juru bahasa isyarat untuk lebih dari seribu penyandang tuli di Sumatra Barat.

“Kamus ini diciptakan sebagai alat komunikasi yang dapat diakses secara luas dan mandiri,”sambungnya. Menurutnya, laman ini merupakan salah satu wujud dari usaha untuk memenuhi kebutuhan teman-teman penyandang tuli, baik itu di lingkungan pendidikan, lingkungan kerja, dan transportasi umum.

Dikatakannya, kamus bahasa isyarat digital IntelekTuli ini hasil penelitian tahun pertama dari tiga tahun yang direncanakan, kamus yang bersifat tematik ini bertema pengajaran dan pembelajaran.

“Tahun kedua, tema pelayanan publik, dan tahun ketiga tema alam, lingkungan, dan rumah tangga,” tambahnya.  Kamus bahasa isyarat digital IntelekTuli dikatakannya juga merupakan kamus bahasa isyarat berbasis BISINDO pertama di Indonesia. 

Wakil Dekan II Lady Diana Yusri, SS, M. Hum menyampaikan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas sangat terbuka terhadap penyandang disabilitas, hal ini dibuktikan dengan hadirnya forum IntelekTuli dan mahasiswa disabilitas yang terlibat dalam forum ini.

Ia berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran Orang Dengar (OD) terhadap teman-teman tuli. Peluncuran laman ini juga mendapat dukungan penuh dari sekretaris LPPM Universitas Andalas Dr. apt. Friardi Ismet. Ia melihat penelitian humaniora yang masih minim dan berharap IntelekTuli ini dapat menjadi penelitian unggulan dari ilmu humaniora.

Baginya, hal ini sangat inovatif dan aplikatif, semoga bisa menjadi penelitian yang berkelanjutan untuk menjadi produk unggulan dari Universitas Andalas.

“Keramahan kampus terhadap penyandang disabilitas juga merupakan poin penting yang harus dicapai untuk mewujudkan universitas berkelas internasional,” pungkasnya.


Artikel ini merupakan unggah ulang dari unand.ac.id

Mahasiswa Osaka University sedang mempelajari kekayaan gastronomi Minangkabau
Mahasiswa Osaka University sedang mempelajari kekayaan gastronomi Minangkabau

Eksplorasi Budaya di Maninjau, Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand Berkolaborasi dengan Osaka Univerisity

Details
Admin By Admin
Admin
Category: Blogs
Aug 29, 2023

Agam (Padangkita.com) - Sebanyak 16 orang mahasiswa dari Osaka University, Jepang bersama dosen pembimbing, Prof. Dr. Yumi Sugahara, mengikuti program summer course Minangkabau For The Global Community (MGC) selama 10 hari (22-31 Agustus 2023) di Nagari Sungai Batang, Tanjung Raya, Maninjau, Agam.

Ini merupakan kolaborasi Program Studi Sastra Minangkabau Universitas Andalas (Unand) dengan Osaka University, untuk mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertema Eksplorasi Keragaman Budaya Minangkabau Untuk Pengembangan Pariwisata Daerah.

Sesuai dengan temanya, dalam kegiatan ini dilakukan penelusuran dan pendataan terhadap kekayaan budaya Minangkabau di kawasan tersebut.

Selain itu, para tim melakukan dialog dalam rangka penyuluhan kepada masyarakat sekitar dalam rangka memberikan penyegaran terkait pengembangan potensi budaya dan kuliner Minangkabau untuk peningkatan sektor pariwisata daerah.

Ketua Program Studi Sastra Minangkabau, Yerri Satria Putra, menjelaskan kegiatan ini merupakan bentuk peran aktif Progam Studi Sastra Minangkabau, dan seluruh civitas akademik Sastra Minangkabau dalam mensukseskan program-program pemerintah.

"Sebagaimana yang tertuang dalam butir-butir tugas dan tanggung jawab Tri Dharma Perguruan Tinggi. Perkembangan kehidupan sosial dan budaya umumnya, dan kebudayaan Minangkabau pada khususnya, menjadi perhatian utama bagi Program Studi Sastra Minangkabau dalam membuat dan menjalankan suatu kegiatan." jelasnya lewat keterangan tertulis, Selasa (29/8/2023).

Terlebih, sambungnya, pada masa ini, di mana perkembangan teknologi sangat pesat dan telah menciptakan suatu ruang publik yang tidak dapat dikendalikan, memberi kesempatan kepada siapa saja memamerkan sesuatu menjadi sebuah tontonan umum.

"Syukur-syukur jika yang dipamerkan, itu suatu yang positif, seperti misalnya kekayaan ragam budaya, seni dan tradisi Minangkabau yang dimiliki oleh masyarakat, tetapi akan menjadi masalah apabila yang dipamerkan adalah suatu yang negatif, tentu akan timbul gejolak sosial yang berdampak buruk bagi citra Nagari." sambungnya.

Pada kesempatan tersebut juga, diserahkan sumbangan buku-buku bacaan untuk Rumah Baca Buya Hamka. Buku-buku bacaan tersebut merupakan karya-karya dari para dosen di Program Studi Sastra Minangkabau.

"Kita berharap buku-buku tersebut dapat memperkaya dan melengkapi koleksi bacaan keminangkabauan yang dimiliki oleh Rumah Baca Buya Hamka." pungkasnya.

Sebelumnya, Program Studi Sastra Minangkabau Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unand meluncurkan program summer course “Minangkabau For The Global Community (MGC)”, Rabu, (23/8/2023) di Kampus Limau Manih Padang.

Mereka diajak mengunjungi rumah sekaligus perpustakaan HAKA (Haji Abdul Karim Amrullah) untuk melihat koleksi kitab-kitab lama peninggalan HAKA. 

Selain itu mereka juga akan praktik kesenian tambua tasa bersama grup-grup kesenian di sana, juga mempelajari proses pembuatan ragam kuliner Minangkabau. [*/hdp]


Artikel ini merupakan unggah ulang dari padangkita.com

“Pramono memperlihatkan batik unik yang motifnya terinspirasi dari iluminasi naskah kuno, menghadirkan jejak tradisi ke dalam kain (Foto: Kompas/Ismail Zakaria)

Pramono Sulap Iluminasi Naskah Kuno jadi Motif Batik Unik

Details
Admin By Admin
Admin
Category: Blogs
Oct 17, 2022

Padang (Unand) - Pramono, filolog dari Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand, menyulap iluminasi atau ragam hias pada naskah kuno menjadi motif batik unik bernilai seni tinggi yang diharapkan bisa mendukung pengembangan batik khas Minangkabau.

"Memanfaatkan iluminasi naskah kuno ini sebagai motif batik untuk dikomersialisasi bisa dilakukan berkat Program Matching Fund tahun 2022 dengan tema “Produksi dan Komersialisasi Batik Minangkabau Berbasis Naskah Kuno," kata Dosen Filolog Universitas Andalas Pramono di Padang, Jumat.

Ia mengatakan Matching Fund adalah bentuk nyata dukungan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) Republik Indonesia untuk penciptaan kolaborasi dan sinergi strategis antara insan perguruan tinggi (lembaga perguruan tinggi) dengan pihak industri.

Untuk memuluskan rencana komersialisasi, dilakukan kerjasama dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) untuk mengembangkan batik Minangkabau dengan motif iluminasi naskah kuno tersebut.

"Mitra DUDI pada kegiatan Matching Fund ini adalah UKM Dewi Busana di Lunang Kabupaten Pesisir Selatan. Kita langsung memproduksi batik sekaligus membuat perencanaan strategi penjualan yang dikemas secara unik dan menarik," ujarnya.

Agar program menjadi lebih terarah, dihadirkan pula pemateri yang berkompeten dari kalangan akademisi, pembatik, dan pelaku usaha fesyen.

"Kegiatan lokakarya produksi batik dilakukan langsung di bengkel pembuatan batik milik Dewi Busana milik Dewi Hapsari Kurniasih pada 12-14 Oktober 2022," katanya.

Pramono menceritakan konsep kegiatan yang dilakukan tersebut tidak terlepas dari kerja ilmiahnya dalam melakukan inventarisasi, katalogisasi, dan digitalisasi naskah Minangkabau yang tersebar di berbagai tempat di Sumatera Barat selama dua dasawarsa.

Hasilnya seribuan naskah kuno Minangkabau dengan keragaman kandungan telah ditemukan dan diselamatkan isinya.

“Kegiatan ini membuktikan bahwa riset terhadap warisan budaya, termasuk naskah kuno, bukan seperti menggali kuburan, lalu menemukan tulang belulang, merangkainya, memajang di museum, kemudian selesai. Hilirisasi riset naskah kuno Minangkabau membuktikan bahwa warisan budaya dapat digali untuk menghasilkan sesuatu yang profitabel,” ujar Pramono.

Menurutnya salah satu isi dari naskah kuno tersebut adalah iluminasi (ragam hias). Melalui rekayasa ragam hias, Pramono bersama tim mencoba mengaplikasikannya terhadap motif kain seperti batik, mukena, jilbab, dan kaos.

Lokakarya yang digelar langsung dengan praktik itu diikuti sebanyak dua belas orang yang berasal dari mahasiswa dan pengrajin batik di Pesisir Selatan. Pemateri lokakarya adalah Pramono dosen Unand, Sunardi pembatik, dan Dewi Hapsari pendiri Rumah Batik Dewi Busana.

Salah seorang peserta, Husin (24) mengungkapkan kegembiraannya dapat mengikuti kegiatan. Sebagai mahasiswa sastra yang mempelajari naskah kuno, pemanfaatan iluminasi menjadi motif kain merupakan pengalaman baru dan penting baginya.

"Dengan mengikuti lokakarya ini membuktikan bahwa riset-riset terhadap naskah kuno juga dapat digunakan dalam pengembangan industri kreatif, dan hal ini pengalaman baru dan penting bagi saya” katanya.

Dewi (46), pemilik Rumah Batik Dewi Busana menaruh harapan dari kegiatan ini. Karena dapat membantunya dalam pengembangan hasil produksi, terutama motif-motif dari iluminasi naskah kuno. Bahkan, beberapa produksinya dari iluminasi naskah kuno pernah ditampilkan di New York Fashion Week 2019.

“Motif-motif dari ilmuniasi naskah kuno yang diberikan Pak Pramono sangat membantu pengembangan batik di IKM saya ini,” tuturnya.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan narasi eksotis terhadap ratusan desain motif batik Minangkabau berbasis naskah kuno. Kemudian terproduksinya batik Minangkabau berbasis naskah kuno dengan seperangkat sistem digital marketing untuk komersialisasi produk tersebut.


Artikel ini merupakan unggah ulang dari unand.ac.id

Kontak

Gedung FIB Universitas Andalas, Kampus Limau Manis, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatra Barat, Indonesia

Phone: +62 823-8256-5354
Email: sastraminang@hum.unand.ac.id

Senin-Jum'at : 07.300-16.00 WIB

TPL_FOLLOW_US
Youtube
Facebook
Instagram

Informasi

  • PPID
  • Pustaka
  • Pusat Bahasa
  • Universitas Andalas
  • Fakultas Ilmu Budaya
  • Smart Search
  • Direktorat Teknologi Informasi

Sistem Informasi

  • iLearn
  • Sipena
  • Wisuda
  • Portal Akademik
  • Email Institusi (Microsoft 365)

 

 

Copyright © 2025 Sastra Minangkabau